Tinggal beberapa jam lagi temen chat yang asyik dan copo ono akan pergi. Perginya bukan kemana-mana tapi pulang ke kampung halaman. Gak terasa udah lama kenal sama dia. Dari sekitar 2004-2005an. Penghuni kerajaan malam pun habislah sudah.
Empty room. Ruang yang kosong. Sebenarnya sudah terasa sejak satu persatu dari kami pergi. Saat menatap id kawan-kawan yang tiap malam selalu nyala kuning lalu tiba-tiba menjadi gelap dan kelabu. Suram. Ah… yah… mungkin memang sudah saatnya.
Sempat terpikir juga. The Last friend pun akan segera pergi. Siapa yang akan jadi tempat berbagi? Siapa yang akan memberi nasehat? Siapa yang mengingatkan jika alpa? Siapa yang akan jadi teman bercanda tawa? Menertawai hidup dan kehidupan yang serba aneh. Dan terutama… siapa yang kemudian akan menasehati dan mengingatkan agar selalu istiqomah di atas Quran dan Sunnah. Agar selalu teguh di atas agama Allah, beraqidah lurus dan mentauhidkan Allah.
Temanku inilah yang dulu pernah membantu memilihkan judul buku. Sebuah buku yang Insya Allah akan menjadi pondasi yang kokoh terhadap peng-Esa-an Allah, yaitu Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab At-Tamimi. Kitab ini layaknya memang harus dihapal oleh setiap kaum muslim, agar senantiasa lurus di jalan Allah.
Dia yang, dengan ijin Allah, selalu mengingatkan bahwa Life is Test. Sabar n Tawakkal. Serahkan semua kepada Allah. Berdoa kemudian ikhtiar. Selalu berdoa dengan yakin bahwa Allah akan mengabulkan.
Dan yang terakhir, jangan banyak-banyak tidur. Lakukan sesuatu yang bermanfaat misalnya bersihin got, menyapu jalan raya, menyemprot genting saat hari panas, yah… pokoknya sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. So simple… dia bilang, manusia ada yang bermanfaat bagi orang lain, ada yang bermanfaat bagi dirinya sendiri ajah, ada yang tidak bermanfaat bagi orang lain maupun sendiri.
Dia pun akan segera pergi. Sungguh akan sangat kehilangan seorang teman baik. Pernah aku katakan padanya, “gimana yah kalau nt jadi pulang, nanti curhat sama siapa.” Dia bilang, “gampang kan ada sms.”
Yah tentu susah nyari teman asyik, yang sama-sama suka ngerjain orang, yang sama-sama suka isengin orang. hahaha… ini salah satu obrolan yang mungkin layak dikenang
zha (10/11/2008 10:13:42 PM): ntar bulan depan ga bisa ngerjain
temanku (10/11/2008 10:14:08 PM): kenapa emang bulan depan
zha (10/11/2008 10:14:20 PM): kan ke *****
zha (10/11/2008 10:14:46 PM): di sana ga mau ah gangguin
temanku (10/11/2008 10:14:49 PM): owh iya
temanku (10/11/2008 10:14:56 PM):
temanku (10/11/2008 10:15:03 PM): dikira mau ke rahmatullah
zha (10/11/2008 10:15:10 PM): asyik tuh
temanku (10/11/2008 10:15:31 PM):
temanku (10/11/2008 10:15:41 PM): entar di sana bisa ceting ga
zha (10/11/2008 10:15:57 PM): kadang rindu banget pengen ketemu Allah tuh
zha (10/11/2008 10:16:05 PM): bisa kayaknya
temanku (10/11/2008 10:16:12 PM): inshaAllah
zha (10/11/2008 10:16:25 PM): kan masuk surga segalanya diturutin yah minta laptop
temanku (10/11/2008 10:16:26 PM): entar kumpulin tuh yang suka ceting
zha (10/11/2008 10:16:31 PM): iyah
zha (10/11/2008 10:16:43 PM): asyik tuh
temanku (10/11/2008 10:17:31 PM): langsung ada
temanku (10/11/2008 10:17:31 PM):
temanku (10/11/2008 10:17:31 PM): ada kan tuh di surat apaan
temanku (10/11/2008 10:17:31 PM): di albaqarah klw ga salah
zha (10/11/2008 10:17:47 PM): yupz
Oh betapa kejamnya dirimu
kau tinggalkan diriku
sendiri termenung memikirkan dirimu yang di sana
membayangkan………….oh…orzya….Ë-P