Apa kau tak ingin pulang?

Satu pertanyaan yang cukup membuat tercekat tenggorokan ini. Aku hanya mengangguk pelan, antara terlihat dan tak terlihat.

Seperti biasa dengan bijak, ia menatapku… lalu melanjutkan

“Pulang atau tak pulang…. yakinlah itu adalah pilihan yang terbaik dari Allah. Tanah Makkah dan tanah Madinah begitu membius, seakan hati engkau terpaut dan tak ingin berpisah dengannya. Namun yakinlah, Allah memilihkan tempat tinggal yang terbaik untukmu”

Meski ada satu bagian dari yang seakan hilang, meski hati terasa sempit dan hampa… Tapi aku di sini… aku pulang….

Leave a Reply