Nada dering atau ringtone, penanda handphone sedang berbunyi. Banyak orang yang hobi menghias nada deringnya dengan beraneka macam bunyi-bunyian. Mulai dari suara lagu terbaru, suara hewan-hewan atau bahkan lantunan ayat-ayat suci Al Quran.
Kisah ini terjadi di toilet wanita masjid nabawi. Kala itu aku baru saja keluar dari kamar mandi nomer 314 dan hendak mengambil sabun untuk cuci tangan yang ditempel di tembok. Tiba-tiba di salah satu kamar mandi terdengar suara ringtone… Ironisnya suara Syaikh Sudais sedang membawakan Al Baqarah 255 atau ayat Kursi.
Beberapa wanita baik yang bercadar hitam maupun tidak, ribut-ribut mencari asal suara, kemudian menggedor-gedor pintu kamar mandi yang bersuara Syaikh Sudais. Mereka berkerumun di depan pintu. Kurang lebih ada 5 orang. Aku yang saat itu, tadinya hendak mengambil sabun, ikut bergabung dengan kerumunan.
Sepertinya yang di dalam kamar mandi sedang panik. Mungkin dia nyari handphonenya yang tidak ketemu-temu (terbukti dengan suara syaikh Sudais yang masih bunyi), ditambah gedoran pintu kamar mandi. Sementara yang di luar kamar mandi, tetap ribut-ribut berkomentar. Termasuk wanita Arab disebelahku. Aku cuma menangkap beberapa kata saja. Tapi Kurang lebih artinya, “ayat-ayat Quran seharusnya tidak dibawa ke kamar mandi” Aku mengangguk mengiyakan.
Akhirnya kamar mandi pun dibuka, seorang wanita muda berjas warna hijau telur asin keluar. “Aaahh…. orang Indonesiaaaa…” Batinku miris sekaligus gregetan. Salah satu dari wanita yang berkerumun itu memarahi wanita tersebut. Tepatnya mungkin menasehati tapi dengan nada yang keras. Sementara yang dinasehatin, wallahualam sepertinya juga nampak kesal. Entah kesal karena apa. Dia pun cepat-cepat pergi menerobos kerumunan.
Assalamu’alayk.
Ustad Ali Nur menganggap hal ini juga perkara yang penting makanya waktu di Medan, pernah ngebahas masalah ini. Alhamdulillah, dah ngerti…
Ryza, blognya kk add di blog kk ya…
knapa ga langsung teriak histeris sambil megang kedua belah pipi cabi
” … aaaaaaaaarghhh Indonesiaaaa.. “
langsung mbak ryza bilang “who? no..no..I am not Indonesian”
wah, mbak oryza udah naik haji?? sama siapa mbak??