Archive for January, 2009
Jadwal Kajian Telaga Hati oleh Al Ustadz Abu Zubair Al Hawary., LC dari Pekanbaru
Senin 20.30 malam : Bulughul Maram — Live Masjid Baitus Sakinah –
Selasa 09.30 Pagi : Kajian Muslimah — Live Masjid Baitul Aman –
Selasa 20.30 Malam : Baitii Jannatii — Live Studio Radio Hidayah 103.4 FM –
Rabu 16.00 Sore : Bersama sang kekasih
Jumat 20.30 malam : Bulughul Maram — Live Masjid Baitus Sakinah –
Sabtu 11.00 siang : Bedah buku — Live Pustaka Ilmu –
Ahad 08.00 pagi : Daurah “Karakteristik Ibaadurrahman” — Live Masjid Fathimah –
Ahad 20.30 malam : kajian kitab Ighotsatul Lahfan karya Ibnul Qoyyim
Streaming : http://telaga-hati.sytes.net:8020/listen.pls
Pertemuan pertama dari Kajian Telaga Hati oleh Al Ustadz Abu Zubair Al Hawaary LC.
Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala menjadikan hati kita telaga yang luas dan lapang untuk menampung Ayat-ayat Allah dan hadits-hadits Rasulullah, sehingga memberi manfaat di dunia dan akhirat.
Judul : Telaga Hati
Durasi : 00:22:41
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
Ini tulisan dari seorang kawan lama tentang telaga al kautsar
Terusirnya Ahlul Bid’ah dari Telaga Al Kautsar
Oleh: Abu Hanan Sabil Arrasyad
Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami dan kejelekan amalan-amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak akan ada yang menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, maka tidak akan ada yang memberi petunjuk kepadanya.
Saya bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah kecuali hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya.
Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan. Setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah. Setiap bid’ah adalah sesat. Dan setiap kesesatan ada di neraka.
“Dari Anas bin Malik Radiyallahu anhu “Ketika pada suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berada di tengah-tengah kami, beliau (seperti terserang) kantuk, kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil tersenyum, maka kamipun berkata “Apa yang menyebabkan anda tertawa, Ya Rasulullah?“ Kata beliau “Baru saja diturunkan kepadaku satu surat, lalu beliau membaca
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus“ (Qs Al Kautsar 1-3)
Kemudian beliau berkata “Tahukah kamu apa Al kautsar itu?“ kamipun berkata “Allah dan RasulNya lebih tahu“ Beliau bersabda “Sesungguhnya Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan kepadaku oleh Rabbku Allah Azza wa Jalla, padanya kebaikan yang sangat banyak. Dia adalah telaga yang akan didatangai umatku pada hari kiamat. Gayungnya sebanyak bintang di langit. Disingkirkan daripadanya seseorang dari mereka. Lalu aku berkata“Wahai Rabbku, sesungguhnya dia termasuk umatku!“ Maka Allah berkata “Engkau tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalmu“ (Diriwayatkan Imam Muslim dalam Kitab Shalat Bab 14/400). Read the rest of this entry »
Jilbab Wanita Muslimah
Oleh: Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albany
Penelitian kami terhadap ayat-ayat Al-Quran, As-Sunnah dan atsar-atsar Salaf dalam masalah yang penting ini, memberikan jawaban kepada kami bahwa jika seorang wanita keluar dari rumahnya, maka ia wajib menutup seluruh anggota badannya dan tidak menampakkan sedikitpun perhiasannya, kecuali wajah dan dua telapak tangannya, maka ia harus menggunakan pakaian (jilbab) yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG DIKECUALIKAN
Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat An-Nuur : 31 berbunyi : “Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudar mereka (kakak dan adiknya) atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka (=keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
Juga firman Allah dalam surat Al-Ahzab : 59 berbunyi : “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin : “Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Tafsirnya : “Janganlah kaum wanita menampakkan sedikitpun dari perhiasan mereka kepada pria-pria ajnabi, kecuali yang tidak mungkin disembunyikan.” Ibnu Masud berkata : Misalnya selendang dan kain lainnya. “Maksudnya adalah kain kudung yang biasa dikenakan oleh wanita Arab di atas pakaiannya serat bagian bawah pakiannya yang tampak, maka itu bukan
dosa baginya, karena tidak mungkin disembunyikan.” Read the rest of this entry »
Based on ad-Dhahabi’s famous work and The Path to Paradise by M.Tahlawi, Trans. By J. Zarabozo [IANA books (4)]
1. Associating partners with Allah (Shirk)
Great Shirk: worshipping beings other than Allah (proof all over Quran)
Small Shirk: Riya
The Prophet (saw), “Should I not inform you of that which I fear for you even more than the dangers of Dajjal? It is the hidden shirk: A person stands to pray and he beautifies his prayer because he sees the people looking at him”. (Sahih; Sunan ibn Majah)
2. Committing murder: (Furqan; 68)
3. Performing Sorcery (2: 102)
4. Not performing the Prayers (Maryam: 59)
5. Withholding the Zakat (Charity) (3: 180)
6. Breaking the fast of Ramadhan or not fasting in that month with a valid excuse.
Prophet (saw) said, “Islam is built upon five pillars: testifying that there is no true god except Allah and that Muhammad is the messenger of Allah, performing the prayers, paying the zakat, making the pilgrimage to the house, and fasting the month of Ramadhan” (Sahih al-Jami # 2837)
7. Not performing the pilgrimage when one has the ability to do so (above hadith)
8. Disobeying one’s parents (al-Isra: 23)
9. Cutting off the ties of relationships (Muhammad: 22)
10. Committing adultery or fornication (al-Isra: 30) Read the rest of this entry »
Masih seputar palestine yang dimana-mana menjadi salah satu bahan pembicaraan. Entah itu di warung makan, warung kopi, bahkan sampai di dunia chat. Seperti halnya tadi malam, seorang kawan melempar sebuah topik diskusi tentang palestina.
Ada 3 pemikiran menarik yang dilontarkannya, yaitu
1. Pasifnya sebagian besar rakyat palestine terhadap serangan Yahudi
2. Hamas yang terlalu mengusung bendera hamasnya saat melawan Yahudi
3. Tujuan rakyat palestine berjuang
Poin pertama dan kedua, kawan berargumen bahwa rakyat palestina saat ini semangat berjuangnya kurang. Sementara perjuangan hamas terlalu dibesar-besarkan media. Bukan perjuangan rakyat palestine itu sendiri, tapi perjuangan kelompok (Hamas). Tentu saja tidak semua rakyat palestine adalah Hamas. Seharusnya dalam keadaan seperti ini, bendera-bendara kelompok ditanggalkan, rakyat bersatu padu.
Masih menurut kawan tersebut, suara rakyat palestine terbagi-bagi, ada yang ingin damai saja, ada yang ingin berjuang sampai titik darah penghabisan serta ada yang hanya menunggu dan mengharap belas kasihan dan bantuan dari negara lain. Seharusnya tidak begitu ujarnya, mereka (rakyat palestine) harus berjuang dan melawan supaya tidak menjadi bangsa yang hina seperti sekarang.
Sempat juga aku menyanggah, “Tapi kan rakyat palestine adalah rakyat yang lemah. Kekurangan dalam segala hal, makanan, minuman, dan terutama senjata. Nt kan tahu gimana canggihnya senjata para zionist itu”
Dengan kalem dia menanggapi, “Percaya sama Allah kan?
Aku menjawab tanpa keraguan, “Ya”
Dia pun meneruskan, “Ingat di Afganistan? Batu ajah bisa jadi bom yang mematikan. Pesawat tempur bisa dilawan dengan burung atas kehendak Allah. Sesungguhnya kita orang yang lemah, senjata secanggih apa pun tidak bermanfaat. Tanpa seijin Allah.”
Itu mungkin yang tidak dipikirkan rakyat palestine. Oyah… berikut ini video bagaimana sebuah F16 yang jatuh karena seekor burung. Tentu saja atas ijin Allah.
Selanjutnya dia menambahkan tentang tujuan berjuang/berperang di atas panji Allah serta laa ilaha illallah. Dan tentu saja tidak lupa soal tauhid yang selalu dia nasehatkan kepadaku.

Bismillah…
Sering kali membeli buku ibarat membeli kucing dalam karung. Kalau boneka kucing dalam karung yang dijual di Corniche Jeddah sih lucu, apalagi kucing yang ukuran besar, bisa bergetar di tangan. Huehehe….
Back to topic, Buku yang dijual di kebanyakan toko buku biasanya tersampul plastik rapat. Dibuka saja tidak boleh apalagi diintip. Ditambah tulisan yang dipajang gede oleh si pemilik toko, “Membuka segel berarti membeli”. Akibatnya membeli buku hanya mengandalkan deskripsi singkat di belakang sampul. Itu pun sering kali “menipu”. Isi tidak sesuai yang diharapkan. Yaah… rumus Don’t judge a book by its cover sangat berlaku.
Jadi, kalau beli buku diusahakan minimal harus cek resensi. Atau kalau pedagangnya agak pintar dan tau isi bukunya, biasanya nanya dulu kepada mereka. Tapi kebanyakan sih engga pintar alias ndak ada waktu baca-baca barang dagangannya. Jangankan tau isinya, kadang si pedagang pun tidak tau judul buku yang kucari. Itu sih benar-benar amat sangat kebangetan. Ah… tapi kan sekarang ada komputer. hehehe… tinggal pencet-pencet aja, dalam sekian detik si pedagang tau judul bukunya. Bahkan pengarang dan penerbitnya.
Nah sukur-sukur kalau toko bukunya baik hati, ngasih 1 display yang tidak tersegel. Jadi si calon pembeli bisa bebas mengintip isinya. Kalau yang tipe pelid (n tak punya duid) bisa dapat bacaan gratis.
Mendapat gambaran isi bukunya beberapa halaman benar-benar sangat berarti. Karena resensi dan deskripsi di sampul belakang buku tidak lah cukup. Yang juga penting adalah cara dan bagaimana si penulis/penerjemah merangkai kalimat, hal tersebut menentukan nikmatnya sebuah buku untuk dilahap. Bahasan, tema dan topiknya bagus tapi rangkaian kalimatnya tidak terangkai indah, tentu saja mengurangi “cita rasa” buku.
Alhamdulillah sekarang google menyediakan fasilitas pencarian buku (google books search) yang menampilkan “contoh”/preview beberapa halaman dari bermacam-macam judul buku yang telah beredar di dunia. Namanya Google Books. Semacam katalog buku super lengkap. Buku-buku yang ditampilkan ada yang full version, ada pula yang hanya beberapa halaman saja. Google mengundang penerbit dan perpustakaan untuk menampilkan buku-buku mereka. Beberapa halaman dapat dibaca gratis di http://books.google.com/
Tentunya hubungan timbal balik seperti ini semua pihak saling menguntungkan. Pembaca atau book hunter dengan mudah mendapat gambaran isi buku yang akan dibeli, publisher/penerbit diuntungkan sebagai promosi gratis, serta tentunya untuk pihak google sendiri mendapat tambahan koleksi buku yang “halal” dan tidak ribet dengan masalah gugatan pembajakan.
Sebagai tambahan, para pengunjung yang memiliki account google dapat dengan mudah menambahkan buku-buku yang dimiliki google books ke dalam virtual librarynya masing-masing. Library virtual-ku ada di sini
Semoga kedepannya layanan Google Books semakin baik. Terutama untuk penataan librarynya.
Pemerintah beberapa waktu lalu menurunkan harga BBM seiring turunnya harga minyak dunia. Harga BBM turun sebanyak 2 kali, yaitu pada tanggal 1 desember 2008 dan 15 desember 2008. Sumber berita, lihat di sini.
Meski demikian, Coco Cola Indonesia malah menaikkan harga produk softdrinknya (Sprite, Fanta, Coca cola ukuran small). Tidak tanggung-tanggung naiknya, yaitu Rp 4000,- perkrat. Padahal tanggal 25 oktober 2008 lalu coca cola sudah menaikkan harga sebesar Rp. 1000,-. Tidak sampai 3 bulan sudah naik harga lagi… ck… ck… ck….
Mungkin kenaikan empat ribu rupiah (Rp. 4000,-) tidak menjadi masalah bagi pengusaha besar tetapi bagi penguasa kecil seperti warung makan pinggir jalan (kaki lima) sangatlah berarti. Hasil ngobrol-ngobrol dengan salah satu ibu-ibu pemilik warung makan, si ibu mengeluh naiknya harga softdrink produk coca cola. Memang harga baru mulai berlaku hari ini (sabtu, 17 Januari 2009), tapi tentu saja pedagang kecil harus perhitungan ulang dengan harga beli yang mahal. Si ibu tersebut berencana menukar krat produk coca cola dengan produk minuman botol buatan dalam negeri. Karena dia mengambil di agen, jadi bisa tukar menukar krat dengan mudah (apalagi kalau sudah sangat akrab dengan pemilik agen). Hehehe… apa sih yang tak bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan di Indonesia raya.
Kenaikan harga produk coca cola yang cukup tinggi menimbulkan pertanyaan dan dugaan-dugaan. Kenapa di saat BBM turun, coca cola naik harga? Kenapa di saat serangan Israel ke palestine sedang gencar diberitakan, coca cola naik harga? Kenapa di saat beberapa umat muslim baik di Indonesia maupun luar negeri melakukan boikot, coca cola malah naik harga? Apa benar hasil penjualan mereka mengalir untuk mendanai serangan Israel ke palestine?
Himbauan boikot produk coca cola sebenarnya sudah gencar dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Salah satu website yang konsisten memberi wacana boikot adalah Innovative Minds (atau inminds). Mengenai kampanye boikot produk coca cola bisa dilihat di http://www.inminds.com/boycott-coca-cola.html
Perang memang membutuhkan dana yang besar. Dan kalau pun memang benar coca cola adalah salah satu penyandang dana Israel, apakah seruan-seruan boikot harus tetap harus dilakukan? Bukankah dulu kaum muslim juga membeli air dari sumur Yahudi, sampai akhirnya sumur tersebut dibeli oleh Utsman bin Affan. Kalaupun coca cola sangat dibutuhkan kaum muslim, ada baiknya perusahaannya dibeli oleh si muslim yang dermawan. hueheheh…. Kalau tidak dibutuhkan yah useless lah, mending minum es kelapa muda di pinggir pantai.
— sekedar coretan tanpa makna —
‘Aqidah (??????????????) menurut bahasa Arab (etimologi) berasal dari kata al-‘aqdu (?????????) yang berarti ikatan, at-tautsiiqu(?????????????) yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al-ihkaamu (????????????) yang artinya mengokohkan (menetapkan), dan ar-rabthu biquw-wah (????????? ?????????) yang berarti mengikat dengan kuat.
[1]
Sedangkan menurut istilah (terminologi): ‘aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya.
Jadi, ‘Aqidah Islamiyyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah l dengan segala pelaksanaan ke-wajiban, bertauhid [2] dan taat kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-malaikat-Nya, Rasul-rasul-Nya, Kitab-kitab-Nya, hari Akhir, takdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang telah shahih tentang Prinsip-prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih serta ijma’ Salafush Shalih.
[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan Pertama Jumadil Akhir 1425H/Agustus 2004M]
_________
Foote Note
[1]. Lisaanul ‘Arab (IX/311: ÚÞÏ) karya Ibnu Manzhur (wafat th. 711 H) t dan Mu’jamul Wasiith (II/614: ÚÞÏ).
[2]. Tauhid Rububiyyah, Uluhiyyah, dan Asma’ wa Shifat Allah.
[3]. Lihat Buhuuts fii ‘Aqiidah Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah (hal. 11-12) oleh Dr. Nashir bin ‘Abdul Karim al-‘Aql, cet. II/ Daarul ‘Ashimah/ th. 1419 H, ‘Aqiidah Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah (hal. 13-14) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd dan Mujmal Ushuul Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah fil ‘Aqiidah oleh Dr. Nashir bin ‘Abdul Karim al-‘Aql.
- http://www.almanhaj.or.id/content/1074/slash/0
- http://books.google.com/books?id=xuTGWJr8n18C&printsec=frontcover&lr=
Orang-orang Arab mengatakan, “Janganlah menikahi enam jenis wanita: (Annaanah – mannaanah – hannaanah – haddaaqah- barraaqah –syaddaaqah)
1. Annaanah:
Yaitu wanita yang terlalu banyak mengeluh sakit dan mengaduh, mengikat kepalanya setiap saat. Menikah dengan wanita sakit atau sakit-sakitan tidak ada baiknya.
2. Mannaanah:
Yaitu wanita yang banyak mengungkit-ngungkit kebaikannya kepada suaminya. Ia mengatakan, “Aku telah melakukan ini dan ini karena dirimu.”
3. Hannaanah:
Yaitu wanita yang mengasihi suaminya yang terdahulu atau mengasihi anaknya dari suami yang terdahulu, sehingga terlantarlah hak suaminya yang sekarang.
4. Haddaaqah:
Yaitu wanita yang suka melirikkan matanya kepada segala sesuatu, sehingga ia tertarik dan membebani suaminya untuk membelinya
5. Barraaqah:
Mengandung dua makna:
Pertama: Wanita yang sepanjang hari hanya bersolek merias wajahnya dan menghiasinya supaya wajahnya terlihat cerah
Kedua: Wanita yang suka marah terhadap makanan
6. Syaddaaqah:
Yaitu wanita yang cerewet
At-Tirmidzi telah meriwayatkan dengan sanad hasan bahwa Nabi SAW bersabda “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh kedudukannya dariku pada hari kiamat kelak adalah tsarsaruun , mutasyaddiquun dan mutafaihiquun.” Sahabat berkata: “Ya Rasulullah… kami sudah tahu arti tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa arti mutafaihiqun?” beliau menjawab: “Orang yang sombong.
(Tsarsaruun): Banyak berbicara yang menyimpang dari kebenaran
(Mutasyaddiquun): Ucapan yang meremehkan orang lain dan berbicara dengan suara lantang untuk menunjukkan kefasihannya dan bangga dengan ucapannya sendiri.
Dari Kajian Islam Net Room oleh Akhi Ahmad At Tibyan