Bismillah…
Taukah tentang kisah Ashabul Ukhdud, Raja Najasyi dan Ashabul Fiil? Kisah tersebut ada dalam 1 era zaman. Hasil ngobrol-ngobrol dengan seorang kawan baikku, yang katanya “setia” mengunjungi oryza.or.id… hehehe… Sampai-sampai segala perubahan dikomentari. Syukron yah. Dia nampak “takjub” waktu tahu bahwa kisah Ashabul Ukhdud, Raja Najasyi dan Ashabul fiil ada dalam 1 masa yang berdekatan. Karena udah janji mau bercerita, maka kali ini aku akan bercerita. Pendek saja.
=============
Ashabul Ukhdud, Insya Allah sebagian besar dari kita sudah tau kisah yang ada dalam Surat Al Buruuj 4-6.
Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang
berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di
sekitarnya –Al Buruuj 4-6 –
Di kisahkan bahwa pada jaman dahulu, yaitu pada masa Raja Dzu Nuwas, raja lalim yang memerintah negeri Yaman. Ia memerintahkan untuk menggali parit berapi dan memerintahkan membakar seluruh orang-orang yang beriman (kepada Allah) dari penduduk Najran di dalam parit.
Salah satu orang yang hendak di bakar, berhasil melarikan diri ke negeri Romawi (Rum). Kepada Kaisar Romawi, ia menceritakan peristiwa yang terjadi di negerinya dan berharap sang kaisar menolongnya untuk memerangi Raja Dzu Nuwas yang kejam. Sang kaisar menjawab, bahwa negeri Yaman terlalu jauh dari negerinya. Namun ia bersedia membantu dengan menulis surat kepada Raja Najasyi di Habasyah untuk meminta bantuan. Dikarenakan lokasi negeri Habasyah yang dekat dengan negeri Yaman.
Kemudian orang tersebut pergi ke negeri Habasyah dengan membawa surat dari Kaisar Romawi. Raja Najasyi pun dengan senang hati membantu. Ia mengirimkan pasukan untuk menyerang negeri Yaman dan memerangi Raja Dzu Nuwas yang kejam. Di antaranya pasukan Raja Najasyi, ada abrahah yang ikut dikirim dalam invasi ke Yaman. Kemenangan pun diraih oleh pasukan Raja Najasyi, dan Yaman pun akhirnya berada dalam kekuasaan Habasyah.
Setelah itu, Abrahah menjadi penguasa (gubenur) negeri Yaman. Ia mendirikan gereja dan berobsesi menghancurkan Ka’bah dengan pasukan gajahnya, peristiwa ini yang kemudian disebut Ashabul Fiil.
Dan tentu saja, Raja Najasyi ini nantinya juga masih tercatat dalam sejarah Rasulullah.
Lebih lanjut silakan baca buku Untaian Kisah dalam Al Quran terbitan Darul Haq.
wah baru tau nih bu Haji ternyata kisahnya satu zaman gt… Shahih khan? Secara saya cari di Mukhtasar Bidayah wa nihayah kisahnya terpisah-pisah…. Ntar deh saya coba cari bukunya (klo sempet
)
assalamualaykum
gmna kbrnya
kok nggak ada ruang komentar di about,……………..
Kisahnya lengkap & detil dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid1.
讲得不错 学习了