Archive for the ‘Internet’ Category

Bismillah…

Sering kali membeli buku ibarat membeli kucing dalam karung. Kalau boneka kucing dalam karung yang dijual di Corniche Jeddah sih lucu, apalagi kucing yang ukuran besar, bisa bergetar di tangan. Huehehe….

Back to topic, Buku yang dijual di kebanyakan toko buku biasanya tersampul plastik rapat. Dibuka saja tidak boleh apalagi diintip. Ditambah tulisan yang dipajang gede oleh si pemilik toko, “Membuka segel berarti membeli”. Akibatnya membeli buku hanya mengandalkan deskripsi singkat di belakang sampul. Itu pun sering kali “menipu”. Isi tidak sesuai yang diharapkan. Yaah… rumus Don’t judge a book by its cover sangat berlaku.

Jadi, kalau beli buku diusahakan minimal harus cek resensi. Atau kalau pedagangnya agak pintar dan tau isi bukunya, biasanya nanya dulu kepada mereka. Tapi kebanyakan sih engga pintar alias ndak ada waktu baca-baca barang dagangannya. Jangankan tau isinya, kadang si pedagang pun tidak tau judul buku yang kucari. Itu sih benar-benar amat sangat kebangetan. Ah… tapi kan sekarang ada komputer. hehehe… tinggal pencet-pencet aja, dalam sekian detik si pedagang tau judul bukunya. Bahkan pengarang dan penerbitnya.

Nah sukur-sukur kalau toko bukunya baik hati, ngasih 1 display yang tidak tersegel. Jadi si calon pembeli bisa bebas mengintip isinya. Kalau yang tipe pelid (n tak punya duid) bisa dapat bacaan gratis.

Mendapat gambaran isi bukunya beberapa halaman benar-benar sangat berarti. Karena resensi dan deskripsi di sampul belakang buku tidak lah cukup. Yang juga penting adalah cara dan bagaimana si penulis/penerjemah merangkai kalimat, hal tersebut menentukan nikmatnya sebuah buku untuk dilahap. Bahasan, tema dan topiknya bagus tapi rangkaian kalimatnya tidak terangkai indah, tentu saja mengurangi “cita rasa” buku.

Alhamdulillah sekarang google menyediakan fasilitas pencarian buku (google books search) yang menampilkan “contoh”/preview beberapa halaman dari bermacam-macam judul buku yang telah beredar di dunia. Namanya Google Books. Semacam katalog buku super lengkap. Buku-buku yang ditampilkan ada yang full version, ada pula yang hanya beberapa halaman saja. Google mengundang penerbit dan perpustakaan untuk menampilkan buku-buku mereka. Beberapa halaman dapat dibaca gratis di http://books.google.com/

Tentunya hubungan timbal balik seperti ini semua pihak saling menguntungkan. Pembaca atau book hunter dengan mudah mendapat gambaran isi buku yang akan dibeli, publisher/penerbit diuntungkan sebagai promosi gratis, serta tentunya untuk pihak google sendiri mendapat tambahan koleksi buku yang “halal” dan tidak ribet dengan masalah gugatan pembajakan.

Sebagai tambahan, para pengunjung yang memiliki account google dapat dengan mudah menambahkan buku-buku yang dimiliki google books ke dalam virtual librarynya masing-masing. Library virtual-ku ada di sini

Semoga kedepannya layanan Google Books semakin baik. Terutama untuk penataan librarynya.

Alhamdulillah setelah cukup lama hunting token Mandiri, akhirnya dapat juga tokennya pada tanggal 9 oktober 2008. Token Mandiri ini cukup langka dan susah didapatkan. Bolak-balik saya harus tanya ke Bank Mandiri Sidoarjo tapi ternyata jawabannya selalu belum ada. Kurang lebih setahun nanyain, sampai CSnya hapal. “Mohon maaf mbak. Tokennya belum ada. Kami sudah mengajukan permintaan tapi belum dikirim.”

Hampir saja saya hopeless dan berkesimpulan bahwa token mandiri tidak akan pernah ada. Akhirnya dengan berat hati saya memutuskan menutup rekening pribadi di Mandiri. Rencana awal mau pindah ke BCA yang sama-sama menyediakan internet Banking. Kemungkinan alternatif berikutnya menyatukan rekening bank milik ibu. Jadi one single account at Mandiri.

Jadilah alternatif kedua yang dipilih. Buku tabungan dibawa bunda, ATM-nya saya yang pegang. Alhamdulillah penyatuan rekening benar-benar praktis. Dan ternyata di Bank Mandiri tempat ibunda membuka rekening, token Mandiri masih ada. Benar-benar bersyukur sekali. Meski demikian, token dan internet banking tidak dapat langsung digunakan. Hari jumat, 9 oktober 2008 internet banking tercatat belum aktif. Hari sabtu, minggu, sampai senin pagi belum aktif juga. Akhirnya senin malam, kembali saya cek website Mandiri ternyata sudah aktif dan dapat digunakan untuk transaksi. Alhamdulillah. Padahal kalau belum aktif, rencananya selasa mau komplain ke CS Mandiri. Hehehe….

Meski begitu, baru hari ini rekeningnya dipakai transaksi. Sebagai ujicoba, transaksi pertama transfer ke PANDI, yaitu untuk memperpanjang domain oryza.or.id. Sekalian diperpanjang 2 tahun. Biar praktis. Alhamdulillah sukses. Kurang dari 30 menit prosesnya selesai. Cukup cepat untuk ukuran transfer, konfirmasi pembayaran serta pengaktifan domain. Dari Pandi juga cukup memuaskan dalam hal konfirmasi pembayaran. Salut deh. Andai semua fasilitas publik seperti ini. Pasti memuaskan. Tidak perlu antri, keluar rumah, ninggalin kerjaan dll.

So far so good lah. Meski harus berhati-hati agar token Mandiri tidak kepencet-pencet. Soalnya 3 kali salah masukin PIN bisa keblokir deh.

Ini dia HotSpot di Sidoarjo

No

Kota

Jenis Lokasi

Nama

1. Sidoarjo Cafe/Resto Resto Putput
2. Sidoarjo Cafe/Resto Tiara Cafe Sidoarjo
3. Sidoarjo Cafe/Resto Mc Donald Sidoarjo, Taman Pinang
4. Sidoarjo Public Area GOR Sidoarjo
5. Sidoarjo Public Area Alun-alun Sidoarjo (depan pendopo)
6. Sidoarjo Public Service RSUD Sidoarjo (paviliun anggrek)
7. Sidoarjo Public Service RS Delta Surya Sidoarjo
8. Sidoarjo Public Service Perpustakaan Sidoarjo
9. Sidoarjo Public Service Kantor Perijinan Sidoarjo
10. Sidoarjo Public Service Makro Pepelegi
11. Sidoarjo School STKIP Sidoarjo – Jenggolo
12. Sidoarjo Home/Private Rumahku
September 2010
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Donasi