Posts Tagged ‘Sirah Nabi’

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, “Suatu hari Rasulullah dibawakan daging. Lalu diberikan kepada beliau daging lengannya yang sangat beliau senangi. Beliau menggigitnya dengan sekali gigitan, kemudian bersabda, ‘Saya adalah penghulu manusia pada hari Kiamat. Apakah kalian tahu dalam hal apa itu?’

Pada hari Kiamat Allah mengumpulkan orang-orang yang pertama hingga terakhir di satu lembah. Mereka diperdengarkan panggilan. Mereka ditembus pandangan, dan matahari mendekat. Orang-orang sangat sedih dan menderita hingga tidak mampu memikulnya. Sebagian orang berkata kepada sebagian yang lain.’ Tidakkah kalian melihat apa yang sedang terjadi pada kalian?’ Tidakkah anda melihat penderitaan kita yang sudah sampai begini? Tidakkah kalian memandang ada orang yang bisa memintakan syafaat kepada Allah ?’

Sebagian berkata kepada yang lainnya, ‘Datanglah kepada Adam!’ Maka mereka mendatangi Adam dan berkata, ‘Wahai Adam! Anda adalah bapaknya manusia. Allah menciptakanmu dengan Tangan-Nya dan meniupkan padamu ruh-Nya, lalu menyuruh malaikat untuk sujud kepadamu. Mintalah syafaat unĀ­tuk kami kepada Tuhanmu! Tidakkah anda melihat apa yang sedang terjadi pada kami semuanya? Tidakkah anda melihat (penderitaan kami) yang sudah sampai begini? Read the rest of this entry »

Kaum Quraisy merupakan penduduk terbesar kota Mekah. Sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai pedagang. Namun sebagian juga sebagai peternak dan pemburu. Di antara mereka terdapat pembesar-pembesar yang di kemudian hari menjadi penentang utama dakwah Rasulullah. Kiranya tidak salah bila kita sedikit mengenal suku Quraisy ini, khususnya yang berkaitan dengan mata pencaharian dan ekonomi mereka.

Perekonomian orang Quraisy dibangun di atas perdagangan, sedangkan industri waktu itu sangat sedikit seperti pembuatan senjata perang (tombak, pedang, baju besi, busur dan panah), pisau-pisau, industri tembikar, dan perkayuan untuk kebutuhan rumah tangga serta pembuatan ranjang dan kursi. Sebagian lagi peternak dan pemburu. Dalam perdagangan ielaf menjadi sistem mereka. Ielaf ini pertama kali dicetuskan oleh Hasyim bin Abdi Manaf. Prinsipnya, kaum Quraisy membayar uang keamanan sejumlah tertentu dan menjadikan ikon kabilah tersebut sebagai sarikat dalam perdagangan. Atas dasar ielaf ini menjadikan sebab kemajuan kota Mekah.

Sistem perdagangan yang tadinya berorientasi dalam negeri pun berubah menjadi perdagangan internasional. Hal ini dipicu pula oleh adanya perseteruan antara Romawi dan Persi yang kemudian mengembangkan jalan perdagangan laut sebagai ganti jalur perdagangan darat antara Irak dan Syam. Dengan sebab ini pulalah terbentuk kafilah besar yang dibangun sejumlah besar orang Mekah dengan sistem saham, bertambah dan berkurang sesuai kemampuan harta mereka. Read the rest of this entry »

March 2010
M T W T F S S
« Oct    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Donasi